Okee, its time to walking-walking ala Santri. Gak peduli yang lain pakai baju and kaos keren seksi cupu, yang penting tetep eksis Sehat!.
Bondowoso 30 Juni, kami para remaja masjid Agung At-Taqwa Bondowoso mengadakan Jogging bareng keliling Alun-alun the Small City, dalam salah satu acara Persiapan Panitia Pesantren Romadhon (TOM), loh kok kepanjangannya berbeda?
Training of Mentor (TOM) lahir sekitar 4-5 tahun yang lalu, Fungsi TOM sendiri adalah untuk kembali memperkuat ikatan ukhuwah para Panitia Pesantren Romadhon (PESROM), serta meluruskan Tujuan dan Niat dalam memakmurkan Masjid Tercinta. Biasanya sih, TOM dilakukan di minggu-minggu mendekati Romadhan, agar sekalian manasin mesin-mesin niat dan fikiran sahabat-sahabati yang dah agak karatan, hehehe. Back to Car-Free Day.
Nah Loh?, Kok ada yang aneh dengan Alun-alun kota hari ini. kami tidak melihat ada satupun kendaraan bermotor yang melintas di depan kami. Fikiran kami pun langsung terjawab dengan Blokade panjang yang para Pak Polisi buat di 4 sudut Mata Angin Alun-Alun Kota. Blokade di buat untuk mengalihkan alur kendaraan bermotor untuk memutar haluan agar tidak melewati daerah Car-Free Day (CFD).
Mumpung-mumpung kendaaran bermotor tidak ada di sekitar kami, Bebas POLUSI!!, BEBAS LARI!!, BEBAS AKTIF di TENGAH JALAN RAYA!!, Wush~ Wush~ para pemancal sepeda pun bebas berlalu lalang di depan kami, membuat kamipun berfikir tentang naik sebuah kendaraan non-Motor beroda empat yang juga bisa di buat Olah-raga, ya kita bisa sebut mereka BECAK GOES!!.
Satu putaran sudah kami tawaf-in Alun-alun kota bondowoso, namun tak satupun becak Goes yang kami temukan. banyak dari teman-teman yang sudah menyerah untuk berjalan lagi karena merasa lelah. Berbeda dengan mereka, saya yang sudah terbiasa jalan sebagai Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam (SWAPENKA) Sastra Universitas Jember. Merupakan hal yang sangat biasa bagi kaki saya untuk jalan jauh, satu putaran rasanya kaki saya belum panas sama sekali, begitu juga dengan Mas Firman selaku Koordinator divisi Kesehatan (sejak kapan ada divisii ??? >.< hahaha).
Yah tidak sampai setengah putaran Tawaf kami membicarakan becak goes. Saya kembali mencoba ingin mempraktekkan Magnetic Minds yang dah tak lama ga saya aplikasikan. fokus saya mikirkan becak goes dateng di depan saya. hampir sekitar lima menit saya memikirkannya dalam otak.
"becak goes, becak goes, becak goes hadirlah di depan saya" hahahaha gak sampe kayak gini kok
Ehhhh, gak sampe 10 menitan becak goespun nyosor di depan saya. Ahahahaha misi kesabaran dan penantianpun berhasil!. Nah sekarang ahlinya tawar-menawarpun beraksi, mas Firman dengan luesnya bercokap cakap dengan kernetnya si becak. Al-hasil Harga murah plus traktiran gratis mas Firman saya dapatkan hahaha..., Well Then!!.... "Tot Tot Tot~" bunyi mulut mas Firman.
"Jangan menyerah sahabat, sesungguhnya saat kau menyerah, hasil sudah ada dekat di depan mu". hehehe, disaat semua menyerah menemukan becak goes, tekad besar kamilah yang menemukannya. Alhasil satu-satunya becak goes yang berkendara di luasnya jalanan Alun-Alun kota Bondowoso, Ho Ho Ho~
Ayo Sahabat-Sahabati, gantian naeknya~ capek saya ngotel~
| Jarang-Jarang Bisa Eksis Tengah jalan, Jepret dulu dong! |
| "Tot~ Tot~ Tot~" said Firman. Ohh~ I don't hear it, I don't hear it. It Embarrassed me~ |
| I'm the machine, and He is The Driver Time To Becak Goes Drift!! |
| Muslimah, Say Cheese!! Spirit To Romadhon girls.... |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar